Harakiri

Posted: Mei 26, 2010 in Umum

Waktu pembangunan dam Cirata(1984) saya ikutan kerja disitu. Tapi saya kerja dibawah orang Jepang. Pada minggu pertama saya selama enam hari saya ditugasi belajar menulis. Mungkin ada yang bertanya kenapa lulusan S1 harus belajar menulis dulu , tulisannya jelek ga ketulungan kali , atau waktu bimbingan test ikut bimbingan test jurusan kedokteran sehingga diajari menulis jelek. Berani sumpah tulisan saya bagus kok minimal saya sendiri bisa baca. Yang harus saya tulis adalah menulis angka dengan gaya Jepang, jadi kalau tulisan angka saya sudah persis dengan jepang-jepang baru saya boleh mulai bekerja.

Dalam bekerja orang Jepang sangat disiplin. Dalam komunikasi dengan orang Indonesia mereka tidak menggunakan bahasa Inggris karena bahasa Inggris orang Jepang sangat buruk sekali, mereka tidak bisa mengucapkan kata yang akhirnya huruf mati, kalau ada kata berakhir dengan huruf mati mereka mesti menambahi dengan huruf hidup. Jadi untuk memudahkan komunikasi mereka belajar bahasa Indonesia dari kamus, sedangkan tata bahasa yang digunakan tata bahasa Jepang. bunyinya jadi kacau balau tapi yang terbiasa berkomunikasi dengan mereka bisa mengerti juga.

Pada suatu sore Chief Design yang orang Jepang meminta sopirnya untuk menggantar ke Damsite (waktu itu masih setengah jadi). Selama di damsite ini sopir yang menggantar Jepang itu menunggu di mobil saja. Karena hari mulai gelap maka sopir ini mencari tuannya yang Jepang itu , tetapi ternyata orang Jepang itu sudah menjatuhkan diri dari damsite dan mati. Dia melakukan harakiri karena kecewa akan hasil kerja yang tidak memuaskan. Padahal menurut penilaian saya dia bekerja baik-baik saja.

Harakiri merupakan kebiasaan orang Jepang mungkin dengan cara itu mereka bisa menjadi bangsa yang hebat karena orang-orang yang tidak baik dengan sendirinya tersisih. Di Indoensia sudah didemo setengah mati juga masih saja merasa tidak bersalah

Penulis :
Junus Tirtasurja

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s