Gunakan Bahasa Indonesia dengan Baik

Posted: Mei 24, 2010 in Bahasa Indonesia

Himbauan Kepala Balai Bahasa Yogyakarta (BBY) Tirto Suwondo mengenai penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar oleh pers dan media masa perlu mendapat perhatian semua kalangan. Tidak saja kalangan profesional di bidang kejurnalistikan saja sebagai wahana untuk pengembangan Bahasaa Indonesia.

Namun perlu juga para bloger, netter dan media lainnya turut menyosialisasikannya. Sebab penggunaan Bahasa Indonesia baku, mulai ditinggalkan dengan beberapa alasan. Diantaranya tidak sepenuhnya menguasai tata bahasa Indonesia, adanya perbedaan persefsi antara ejaan yang disempurnakan (EYD) dengan bahasa Indonesia baku.

Melihat persoalan ini, sepertinya penggunaan bahasa Indonesia baku hanya berlaku pada perkuliahan Sastra dan Bahasa Indonesia saja. Sehingga ketika berada di luar kampus, kembali lagi menjadi bahasa lisan. Sementara bahasa lisan dengan bahasa tulis memiliki kriteria berbeda. Jika dalam penulisan (teknisnya) tidak terlepas dari subjek, predikat, objek dan keterangan (SPOK).

Sebagai ilustrasi, saya memiliki teman dari jurusan Sastra & Bahasa Indonesia. Teman itu, entah memiliki pemikiran sederhana seperti apa, sehingga mengubah penampilan gaya bertuturnya. Jika dia bericara terdengar janggal dan sangat lucu. Sebelumnya, ia berbicara layaknya masyarakat kebanyakan tanpa kaidah atau tata bahasa.

Jika bertemu saya atau dengan teman lainnya, dia selalu mengucapkan. “Mau kah engkau pergi ke kampus bersama-sama dengan saya?” Ia tidak berkata seperti lajimnya teman lain dengan perkataan seperti, “Kita berangkatnya bareng yah.” Dua perbedaan kalimat ini, mungkin yang pertama terasa janggal di telinga dan ada kesan lucu.

Sedangkan kalimat kedua sudah lajim dan kita pun mengerti arah tujuan dari kalimat itu. Nah teman saya itu setiap kali membuka percakapan dengan kalimat panjang tapi sangat jelas titik komanya. Begitu pun susunan kalimatnya mencerminkan SPOK. Perbedaan ini dikarenakan ada “rasa bahasa” yang belum biasa.

Sebab sejak kita berkenalan dengan bahasa Indonesia, tentu yang digunakan bahasa lisan. Begitu kita terbiasa dengan bahasa lisan ada kerepotan sendiri, ketika harus menterjemaahkan dari bahasa tulisan ke lisan. Meskipun ada perbedaan antara enak dan tidak enak. Sepertinya sudah harus memulai dari sekarang.

Jika tidak dimulai dari sekarang, kapan lagi kita akan menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar? Sebab bahasa merupakan salah satu dari identitas suatu bangsa. Jika bangsanya tsudah tidak menghargai bahasanya bagaimana dengan kelangsungan bahasa itu sendiri? Padahal dalam UUD ‘45 pun sudah disebutkan Bahasa Nasional ialah Bahasa Indonesia.***

Penulis :
Sitihawa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s