We Play Football, Not Soccer!

Posted: Maret 30, 2010 in Bahasa Inggris

Bahasa Inggrisnya “sepak bola” itu apa sih? Sebagian orang Indonesia mungkin akan menjawab football, sebagian lagi soccer. Bagi kita, istilah football dan soccer berseliweran silih-berganti di media dan percakapan sehari-hari orang Indonesia tanpa banyak protes.

Pada umumnya, istilah football lebih dulu diajarkan guru-guru di sekolah. Sejak SD saya selalu menerjemahkan “sepakbola” dengan football. Namun, semasa SMP dan SMA, terutama ketika saya mengambil kursus Bahasa Inggris di LB-LIA (sekarang LBPP-LIA), saya pun berkenalan dengan istilah soccer. Pada masa itu, rasanya keren sekali jika saya bisa menggunakan American English alih-alih British English yang–saya pikir waktu itu–kuno dan nggak gaul. Walhasil, kata soccer selalu tampil untuk menerjemahkan “sepak bola”.
Owen plays football, not soccer.

Owen plays football, not soccer.

Pengalaman saya di atas mungkin juga dirasakan sebagian Kompasianer. Football atau soccer? Bisa jadi kita berkilah, “Ah, yang penting sama saja, toh?” Itulah, di Indonesia, perbedaan istilah seringkali diterima begitu saja. They are taken for granted.

Akan tetapi, saya berpendapat bahwa kita harus menentukan pilihan. Dan pilihan saya jatuh pada football, bukan soccer. Preferensi ini tidak hanya karena saya kini berkiblat pada British English, namun juga karena beberapa alasan “logis”. Berikut alasan-alasan mulai dari yang sederhana sampai lebih “canggih”:

* Kata “sepak bola” sendiri memiliki korelasi dengan nama football. Foot berarti kaki, ball berarti bola. Dengan apa kita menyepak bola? Tentu saja dengan kaki.
* Lihat bagaimana kata football diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa Eropa lain: Fußball (Jerman), football (Prancis), fútbol (Spanyol), futebol (Portugis), voetbal (Belanda), fotboll (Swedia), fotbal (Czech dan Romania), fodbold (Denmark), futbol (Turki), fotball (Norwegia).
* Organisasi induk sepakbola, FIFA, merupakan singkatan dari bahasa Prancis: Fédération Internationale de Football Association.
* Olahraga American football (atau football saja di lidah orang Amerika) hampir tidak dimainkan dengan kaki, melainkan tangan! Kalau sudah begini, apa gunanya memasang istilah football?

The so-called “football” which is ironically played by hands!

The so-called “football” which is ironically played with hands!

Masalah selanjutnya, dari mana istilah soccer itu sendiri muncul? Mudahnya, istilah soccer berasal dari term Association Football (lihat lagi nama FIFA di atas). Pada akhir abad ke-19, kata “Association” disingkat begitu saja menjadi socc-, lalu ditambahkan akhiran -er (untuk menyatakan pelaku, seperti swimmer, dancer, singer, Kompasianer), maka, voilà…. jadilah soccer!! Bukankah itu menggelikan?
Kesimpulannya, mengapa pula orang-orang Amerika yang tidak terlalu gemar sepak bola menamai football dengan soccer? Padahal, penggemar sepak bola seantero Eropa, Amerika Latin, Afrika, dan Asia menamainya football? Saya curiga ada semacam agenda terselubung yang dilancarkan media massa AS dalam propaganda istilah soccer ini. Barangkali mereka ingin agar apa yang mereka sebut football (atau American football tepatnya) semakin diakui. Pasalnya, kecuali di Amerika Serikat sendiri, olahraga American football tidak populer di mana-mana, tuh.
Maka, katakanlah we play football, not soccer.
Dan oleh karena itu pula, saya terheran-heran dengan Kompasiana. Ajang lomba menulis ini dinamakan “Sony Ericsson Extra Time – Telling your football Story”, tetapi tag yang diminta adalah selocalsoccer. Alamak….

Hireka Eric

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s